Sabtu, 02 Agustus 2014

Bukan Curhat

Setelah kupahami
Ku bukan yang terbaik
Yang ada di hatimu

Tak dapat kusangsikan

Ternyata dirinyalah
Yang mengerti kamu
Bukanlah diriku

Kini maafkanlah aku

Bila ku menjadi bisu
Kepada dirimu

Bukan santunku terbungkam

Hanya hatiku berbatas
Tuk mengerti kamu
Maafkanlah aku


Walau kumasih mencintaimu

Kuharus meninggalkanmu
Kuharus melupakanmu
Meski hatiku menyayangimu
Nurani membutuhkanmu
Kuharus merelakanmu

Dan hanyalah dirimu

Yang mampu memahamiku
Yang dapat mengerti aku

Ternyata dirinyalah

Yang sanggup menyanjungmu
Yang lama menyentuhmu
Bukanlah diriku


~ Samsons-Bukanlah Diriku ~


Tak usah hiraukan apa yang terjadi terhadapku...
Karena kau hanya melihatnya yang hampir mati..
Bukan aku yang sudah lama terbunuh namun ragaku masih terlihat utuh..

Tak usah kau risaukan lagi apa yang terjadi padaku..
Ketika kau memutuskan kembali tuk menemukan duniamu.
Aku kehilangan duniaku.
Aku sulit bernafas, sesekali aku tak mampu melihat apa-apa.
Sinar matahari pedih yang kau pancarkan terlalu panas dan terik.
Hingga tak ada air yang kuhasilkan dari mata.
Sudah kering kerontang, habis tak ada sisa..

Tak usah kau pedulikan bagaimana aku hidup tanpamu.
Aku akan tetap melangkah.
Akan tetap ku perbaiki rumah yang hampir sempurna ini walau tanpamu.
Dan dengan sisa pelukmu.
Aku masih dapat tertidur pulas.

Jika kita bertemu lagi disuatu hari.
Jangan panggil namaku.
Berpalinglah, karena memang itu keahlianmu.
Sangat mudah bagimu untuk berpaling.
Aku mohon, palingkan arahmu dan jangan sebut namaku.

Berbahagialah dengan duniamu.
Dia yang tak mampu hidup tanpamu.
Berselimut damailah ketika kau bersamanya.
Persembahkanlah selalu air matamu untuknya.

Karena itu memang pantas untuknya.
Bukanlah diriku.


                                                              
                                                   Ditulis dalam keadaan hati yang sedang mencoba ikhlas..