Ku bukan yang terbaik
Yang ada di hatimu
Tak dapat kusangsikan
Ternyata dirinyalah
Yang mengerti kamu
Bukanlah diriku
Kini maafkanlah aku
Bila ku menjadi bisu
Kepada dirimu
Bukan santunku terbungkam
Hanya hatiku berbatas
Tuk mengerti kamu
Maafkanlah aku
Walau kumasih mencintaimu
Kuharus meninggalkanmu
Kuharus melupakanmu
Meski hatiku menyayangimu
Nurani membutuhkanmu
Kuharus merelakanmu
Dan hanyalah dirimu
Yang mampu memahamiku
Yang dapat mengerti aku
Ternyata dirinyalah
Yang sanggup menyanjungmu
Yang lama menyentuhmu
Bukanlah diriku
~ Samsons-Bukanlah Diriku ~
Tak usah hiraukan apa yang terjadi terhadapku...
Karena kau hanya melihatnya yang hampir mati..
Bukan aku yang sudah lama terbunuh namun ragaku masih terlihat utuh..
Tak usah kau risaukan lagi apa yang terjadi padaku..
Ketika kau memutuskan kembali tuk menemukan duniamu.
Aku kehilangan duniaku.
Aku sulit bernafas, sesekali aku tak mampu melihat apa-apa.
Sinar matahari pedih yang kau pancarkan terlalu panas dan terik.
Hingga tak ada air yang kuhasilkan dari mata.
Sudah kering kerontang, habis tak ada sisa..
Tak usah kau pedulikan bagaimana aku hidup tanpamu.
Aku akan tetap melangkah.
Akan tetap ku perbaiki rumah yang hampir sempurna ini walau tanpamu.
Dan dengan sisa pelukmu.
Aku masih dapat tertidur pulas.
Jika kita bertemu lagi disuatu hari.
Jangan panggil namaku.
Berpalinglah, karena memang itu keahlianmu.
Sangat mudah bagimu untuk berpaling.
Aku mohon, palingkan arahmu dan jangan sebut namaku.
Berbahagialah dengan duniamu.
Dia yang tak mampu hidup tanpamu.
Berselimut damailah ketika kau bersamanya.
Persembahkanlah selalu air matamu untuknya.
Karena itu memang pantas untuknya.
Bukanlah diriku.
Ditulis dalam keadaan hati yang sedang mencoba ikhlas..